Ombak Bono

 

Ombak BONO adalah ombak atau gelombang sebagai suatu fenomena alam yang terjadi di Muara Sungai Kampar Riau Indonesia. Ombak Bono ini terjadi akibat adanya pertemuan arus sungai menuju laut dan arus laut yang masuk ke sungai akibat pasang. Di dunia ini hanya ada sekitar 4 tempat yang memiliki fenomena alam yang sama seperti Ombak Bono, walaupun dengan nama sebutan yang berbeda-beda seperti Benak, Pororoca, Aegir dan lain-lain. Lokasi Ombak Bono Kampar ini dapat dicapai melalui Desa Teluk Meranti, Pangkalan Kerinci Riau – Indonesia.

Cara mencapai lokasi tersebut dari Pekanbaru dapat dilalui dengan 2 (dua) cara. :
Pertama, melalui jalan darat. Dari Pekanbaru dengan mengendarai kendaraan menuju Pangkalan Kerinci yang diteruskan menuju Simpang Bunut. Dari Simpang Bunut berbelok menuju Jalan Lintas Bono langsung menuju Desa Teluk Meranti.

Kedua, melalui jalan darat dan jalan air. Dari Pekanbaru dengan mengendarai kendaraan menuju Pangkalan Kerinci dan berhenti di Jembatan Pangkalan Kerinci. Di bawah jembatan tersebut terdapat pelabuhan speed-boat yang dapat mengantarkan penumpang ke pelabuhan Pulau Muda dan pelabuhan Desa Teluk Meranti.

Ombak Bono atau Gelombang Bono atau Bono Waves bagi masyarakat sekitarnya disebut sebagai jelmaan 7 (tujuh) hantu dan menjadi suatu nilai mistis tersendiri. Hal-hal mistis tersebut dihubungkan dengan bahaya dan resiko jika berhadapan dengan ombak Bono tersebut. Kapal-kapal, sampan maupun speed boat biasanya akan hancur jika terkena terjangan ombak Bono ini. Suatu kepercayaan bagi masyarakat setempat, bahwa setiap pendekar Melayu dapat dianggap sebagai pendekar jika telah dapat melalui ombak Bono tersebut.

Sekarang, masyarakat sekitar Kuala Kampar menganggap Bono sebagai “sahabat alam”. Penduduk yang berani akan “mengendarai” Bono dengan sampan mereka tidak dengan menggunakan papan selancar pada umumnya. Mengendarai sampan di atas ombak Bono menjadi suatu kegiatan ketangkasan. Tetapi kegiatan ini memiliki resiko tinggi karena ketika salah mengendarai sampan, maka sampan akan dapat dihempas oleh ombak Bono, tak jarang yang sampannya hancur berkeping-keping.

Beberapa peselancar dunia pun telah juga menguji coba nyalinya dengan mengendarai papan selancar di atas ombak Bono ini. Hal ini kemudian berkembang menjadi suatu daya tarik wisatawan asing lainnya untuk mencoba ketangkasan mereka berselancar. Mengingat ombak Bono menjadi suatu ombak yang dianggap terbesar dari jenis ombak ini, maka suatu berkah yang sangat tak terhingga bagi masyarakat Desa Teluk Meranti – Pangkalan Kerinci khususnya, maupun Riau secara umumnya. Dan jika ini dikelola dengan baik akan menaikkan nama Indonesia di mata peselancar dunia, sehingga mereka tidak selalu berpikiran bahwa Bali adalah tempat berselancar terbaik di Indonesia. Ombak Bono pun menjadi lokasi berselancar yang terbaik di Indonesia.

Photo Ombak Bono Kampar :
Riau Daily Photo
http://www.Bonosurf.com

ombak bono wave kampar
ombak bono wave kampar
ombak bono wave kampar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s